Prospek rumah indent

Investasi properti lain yang patut anda lirik adalah rumah. Namun, sebuah rumah bisa dianggap bernilai investasi bila memenuhi prasyarat seperti dekat dengan pusat bisnis. Jika sebuah rumah berada dalam lingkungan yang dekat dengan pusat bisnis, perkantoran, atau daerah industri, pusat perbelanjaan, sekolah atau kampus, maka harga rumah tersebut bisa cepat naik.
Rumah juga bernilai investasi tinggi bila memiliki jalan masuk yang lebar. Faktor yang satu ini ternyata turut menentukan apakah sebuah rumah bisa berharga tinggi atau tidak. Jika sebuah rumah memiliki jalan masuk yang lebar dan bisa dilewati oleh mobil dengan nyaman, maka faktor ini bisa turut mengangkat harga jual rumah.
Terakhir, bernilainya investasi rumah bila pengembangnya merupakan pengembang yang berkualitas. Tertarik pada sebuah rumah di lingkungan perumahan tertentu, lihat dulu kualitas pengembangnya. Jika pengembangnya memiliki komitmen yang bagus untuk melayani penghuni kawasannya seperti urusan fasilitas jalan, air, listrik, atau telepon, maka secara tak langung harga rumah tersebut ke depan juga memiliki harga jual yang tinggi.
Menurut Komisaris Utama PT Nadya Villa, Preadi Ekarto, dengan membeli rumah indent masyarakat akan mendapatkan keuntungan dengan membeli rumah indent. Karena biasanya harga rumah indent relative lebih murah bila dibandingkan harga rumah ready stock. ”Perbedaannya cukup besar. Tergantung dari kawasan perumahan itu,” terangnya saat dihubungi SINDO.
Selain itu, masyarakat yang membeli rumah dengan system indent biasanya akan diberikan discount oleh pengembang. Besarnya bervariasi tergantung dari kebijakan masing-masing pengembang. Discount diberikan agar masyarakat yang membeli dalam bentuk indent semakin banyak.
Pengembang memang memiliki kepentingan dalam hal ini. Bila masyarakat yang membeli rumah dengan system inden semakin banyak, tentunya akan memperkuat modal kerja pengembang. Dengan begitu, pengembang tidak perlu lagi meminjam uang dari perbankan untuk menjalankan aktivitas bisnisnya.
Lama inden bervariasi, ada yang tiga bulan, ada juga yang sampai setahun. Bila tidak terburu-buru untuk menempatinya. Membeli rumah dengan cara inden setahun ada untungnya, sebab uang muka biasanya dapat dicicil kira-kira 3-12 bulan rumah baru masih bersifat inden.
Membeli rumah merupakan investasi. Dengan membeli rumah indent, secara tidak langsung masyarakat telah melakukan investasi. Baik untuk keperluan jangka panjang ataupun menengah. Karena ketika rumah tersebut telah selesai dibangun, harga rumah tersebut akan kembali naik. ”Bisa saja saat beli indent harga rumahnya Rp200 juta. Tapi ketika rumahnya sudah jadi harganya Rp10 juta lebih mahal,” tuturnya.
Masyarakat tidak perlu khawatir pengembang akan berbuat macam-macam bila membeli rumah dengan system indent. Soalnya hal itu sudah diatur dalam perjanjian jual-beli. Karena dalam perjanjian tersebut mengatur hak dan kewajiban pengembang dan konsumen. Kalau ada yang melanggar atau ingkar janji, tentunya akan dikenakan sanksi.
Dirut PT Catur Mitra Persada, Rizal Isky Rusli, mengatakan, membeli rumah indent memiliki keuntungan dan kelemahan. Salah satu keuntungan membeli rumah indent adalah, masyarakat bisa mendapatkan rumah dengan harga lebih murah. Karena biasanya pada saat itu, pengembang banyak memberikan diskon penjualan.
Dengan membeli indent masyarakat juga tidak perlu khawatir uang yang dimiliki terpakai untuk keperluan lain. Masyarakat juga bisa lebih pasti dalam membeli rumah idaman. Karena biasanya pada kawasan perumahan tertentu, masyarakat berlomba-lomba membeli rumah indent untuk keperluan investasi. Sehingga ketika rumahnya sudah selesai dibangun harganya berlipat ganda.
Salah satu kelemahan membeli rumah inden adalah masyarakat tidak bisa langsung menempati rumah yang dibelinya. Karena itulah, membeli rumah indent tidak cocok bagi masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal segera. Apalagi biasanya, rumah tersebut baru bisa dipergunakan enam bulan atau satu tahun kemudian.
Hal serupa juga dialami pengembang. Dengan banyaknya masyarakat yang membeli inden berarti pengembang akan memiliki uang cash dimuka. Sehingga untuk menjalankan proyek tidak perlu lagi meminjam uang di perbankan. Apalagi pada saat ini tingkat suku bunga kredit yang dikenakan perbankan relative tinggi.
Selain itu, pengembang juga memiliki kepastian jumlah rumah yang laku terjual. Artinya, pengembang sudah memperkirakan berapa banyak rumah yang sudah terjual dalam satu kali proyek. Sehingga ketika proyek dilaksanakan pengembang dapat memperkirakan berapa besar keuntungan yang akan diperoleh.
Hanya saja, tambah dia, dalam kondisi seperti sekarang masyarakat harus tetap waspada dalam membeli rumah inden. Sebab tidak seorangpun yang mengetahui kemampuan pengembang dalam menghadapi krisis ekonomi global yang sekarang terjadi. Karena itulah sebelum membeli rumah inden, masyarakat harus mencari tahu track record pengembang tersebut. ”kalau dalam kondisi normal. Membeli rumah inden jauh lebih menguntungkan daripada ready stock. Tapi sekarang, harus berhati-hati,” harapnya.
Sementara General Manager PT Fajar Surya Perkasa (Fassa) Juan Panca Wijaya, pengembang pasti lebih untung kalau masyarakat membeli rumah indent. Karena pengembang bisa memprediksi berapa besar cash flow yang harus dikeluarkan dalam membuat sebuah proyek.
Bahkan pengembang bisa juga memperkirakan dari rumah yang dibangun, berapa unit yang sengaja dibangun untuk ready stock. Namun biasanya persentase rumah ready stock yang dijual tidak terlalu banyak. Karena hanya dibangun untuk masyarakat yang segera mungkin memiliki rumah sendiri. ”Misalkan saja dari 80 unit rumah yang dibangun pengembang. 50 diantaranya telah terjual secara indent. Sisanya dibangun untuk dijual sebagai ready stock,” terangnya.
Bagi masyarakat yang suka berinvestasi, membeli rumah inden merupakan salah cara terbaik untuk mendapatkan keuntungan besar. Tidak heran kalau pada beberapa proyek perumahan animo masyarakat membeli rumah indent sangat besar. Apalagi sector property merupakan satu-satunya investasi yang tidak mengenal penurunan harga.
Perbedaan harga dalam investasi ini cukup besar, minimal 5% hingga 10% per tahun. Namun biasanya investor yang berinvestasi property bias mendapatkan keuntungan hingga 15%/tahun. Tentunya hal itu sangat terkait dengan lokasi investor berinvestasi. Karena berinvestasi sector propeti sangat dipengaruhi oleh lokasi.
Sedangkan bagi yang ingin menjadikan rumah tersebut sebagai tempat tinggal, membeli indent juga memberikan peluang untuk merubah beberapa bagian bangunan yang kurang disukai. Sepanjang tidak menambah beban pembangunan rumah, pengembang pasti akan mengakomodir keinginan konsumen. ”Kalau merubah saat rumahnya sudah jadi pasti memerlukan anggaran yang besar,” jelasnya. (Seputar Indonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s